Showing posts with label Info CPNS. Show all posts
Showing posts with label Info CPNS. Show all posts

Daftar Cpns, Guru Sudah Bersertifikasi Lolos Tkb

7:31:00 AM
Guru yang telah mempunyai akta pendidik yang mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tinggal berjuang mengikuti tes kemampuan dasar (TKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) secara nasional. Sertifikasi yang dimiliki para guru ini merupakan petanda mereka telah lolos tes kompetensi bidang (TKB).

Tahapan tes seleksi CPNS tahun 2018 dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama ialah tes kemampuan dasar (TKD). Dalam tes ini penerima diukur tiga kompetensinya dengan passing grade yang berbeda-beda. Yakni tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensi umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK).
Kemampuan TKB mereka telah teruji dari akta tersebut Daftar CPNS, Guru Sudah Bersertifikasi Lolos TKB
Kemampuan TKB mereka telah teruji dari akta tersebut.

Setelah penerima dinyatakan lulus TKD, alias nilainya berada di atas ambang batas, maka selanjutnya dilakukan seleksi tahap dua, yakni TKB. Dalam TKB ini penerima diuji kemampuan pada bidangnya. Kelulusan TKB dilihat dari pencapaian nilai tertinggi. Soal dalam TKB tidak keluar atau sesuai dengan jurusannya.

Tes CPNS kali ini juga menyediakan persyaratan khusus untuk para calon guru. Dimana penerima CPNS deretan guru yang telah mengantongi akta pendidik terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maka tidak perlu lagi mengikuti tes tahap dua atau TKB. Diharapkan guru non PNS bersertifikasi mempersiapkan diri mengikuti seleksi CAT.

"Kalau yang punya akta dari Kemendikbud hanya ikut tes TKD. Kalau nilainya di atas passing grade, maka sudah tentu lulus. Sebab kemampuan TKB mereka telah teruji dari akta tersebut," kata Kepala Bagian Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Maluku Utara Fahri Fuad.

Proses tes yang memakai sistem CAT menciptakan penerima bisa eksklusif tahu apakah dirinya lulus atau tidak. Jika tercapai passing grade, maka bisa melanjutkan tahap kedua. Kalau tidak maka bisa eksklusif berhenti. Begitu juga pada tes TKB, eksklusif diketahui hasil apakah memperoleh nilai tertinggi atau tidak.

Baca: Passing Grade Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018

Bagaimana jikalau ada satu jurusan tertentu yang seluruh pesertanya tidak mencapai nilai ambang batas? Fahri menyatakan bakal ada kebijakan penurunan nilai. Setelah proses seleksi berakhir dan dikonsultasikan ke Kemenpan-RB. Namun penurunan nilai hanya bisa turun beberapa digit dan belum tentu terjadi, alasannya ialah yang diutamakan ialah mutu.

TKB ini ialah meliputi wawasan sebagai seorang guru dalam bidang pengajaran dan juga meliputi wawasan seorang tenaga pendidik dalam memperlihatkan ilmu pengetahuan dan metode pendidikan terhadap siswa didik yang dimiliki. Tes ini menguji kompetensi, kemampuan dan kecakapan seorang tenaga pengajar.

Guru Honorer Yang Tak Lolos Cpns Dan Pppk Gajinya Akan Dinaikan

8:47:00 PM
Gaji Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK Akan Dinaikan Guru Honorer yang Tak Lolos CPNS dan PPPK Gajinya Akan Dinaikan
Bagi yang enggak lolos CPNS, kemudian ia ke PPPK tapi enggak lolos juga, itu bagaimana? Gajinya akan disesuaikan.
Pemerintah tetap memikirkan guru honorer yang gagal dalam proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Apabila ada guru honorer yang gagal menjadi CPNS atau PPPK, pemerintah tetap akan memperhatikan kesejahteraan mereka dengan menaikkan honor yang diterima.

"Bagi yang enggak lolos CPNS, kemudian ia ke PPPK tapi enggak lolos juga, itu bagaimana? Gajinya akan disesuaikan. Pendekatannya pendekatan kesejahteraan," kata Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko ketika dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Meski begitu, Moeldoko belum sanggup memastikan berapa kenaikan honor yang akan diterima guru honorer. Menurutnya, soal angka kenaikan masih dalam tahap penghitungan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Pemerintah sudah memutuskan tidak akan lagi merekrut tenaga honorer, baik di tingkat kementerian, forum atau di pemerintah provinsi. Namun, bukan berarti guru honorer itu diberhentikan dari pekerjaannya. Hingga masa baktinya usai, ia tetap akan menjadi guru dengan status honorer.

"Perintah Presiden sangat jelas, mulai ketika ini tidak ada lagi pengangkatan honorer. Kaprikornus (tenaga honorer) yang ada ketika ini diselesaikan. Lalu mulai ketika ini yakinkan bahwa tidak ada lagi honorer," kata Moeldoko yang kutip dari Kompas (10/10/18).

PPPK merupakan sketsa yang disiapkan sesudah pemerintah menyetop rekrutmen tenaga guru honorer. Skema PPPK disiapkan untuk tenaga honorer yang tak lolos seleksi menjadi CPNS. Guru honorer yang lolos seleksi PPPK, gajinya akan diubahsuaikan dengan aparatur sipil negara (ASN) lainnya.

Skema PPPK merupakan upaya pemerintah mengurangi pegawai berstatus honorer. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmadja menyampaikan meski tak ada perbedaan honor antara PPPK dengan ASN, namun akan ada perbedaan dalam jaminan pensiun.

Menurut data Kemenpan RB, ada 157 ribu guru honorer kategori 2 yang ada di Indonesia, hanya 80 ribu di antaranya yang sanggup mengikuti CPNS. Sisanya, akan mengikuti seleksi calon PPPK yang waktu dan kuotanya akan ditentukan pasca CPNS usai. Ujian PPPK sendiri tidak diharuskan lebih muda dari 35 tahun menyerupai syarat CPNS.

Baca: Usaha Pemerintah Penuhi Hak dan Kesejahteraan Guru

Sementara itu, Mendikbud Muhadjir Effendy menyatakan honor para guru honorer dinilai rendah, salah satunya jawaban dibayar dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Anggaran Belanja Pemda (APBD). Dia menyatakan kesejahteraan guru di Indonesia masih perlu ditingkatkan sebelum membicarakan perihal pendidikan yang berkualitas.

"Beri ia status yang menciptakan ia gembira menjadi guru sehingga ia punya self-dignity. Saya harus akui bahwa di Indonesia hak hak guru itu belum memadai. Karena itu kita berusaha keras untuk memenuhi," kata Muhadjir dalam sambutannya di program Peringatan Hari Guru se-Dunia di Gedung Kemendikbud (03/10/18).

Strategi Khusus Menjawab Soal Tes Cpns 2018

1:17:00 AM
 asalkan melaksanakan persiapan matang dan tahu strateginya Strategi Khusus Menjawab Soal Tes CPNS 2018
Lolos seleksi CPNS tahun 2018 bukan hal yang mustahil, asalkan melaksanakan persiapan matang dan tahu strateginya.
Setiap pemerintah membuka lowongan gres penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), banyak orang berlomba-lomba untuk mengikuti tesnya meski kemungkinan lolosnya sangat kecil. Bagi para pelamar CPNS tahun 2018 mempunyai seni administrasi khusus dalam mengerjalan soal yang memakai dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) semoga lulus tes dan menjadi PNS.

Tahun ini, pemerintah membuka 238.015 gugusan pada penerimaan CPNS. Jumlah itu terdiri atas 51.271 gugusan untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 gugusan untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda). Kuota yang diterima pada seleksi penerimaan CPNS 2018 seluruh Indonesia ini terbesar dalam seleksi penerimaan CPNS selama ini.

Berdasarkan data Kemenpan dan RB, terdapat gugusan 122.000 guru dan dosen yang dibuka tahun ini. Dari total gugusan guru dan dosen itu, gugusan khusus guru 88.000 untuk guru kelas dan guru mata pelajaran di instansi pemda, 12.000 untuk guru madrasah di Kementerian Agama, dan 14.454 untuk dosen di Kemenag dan Kemenristekdikti.

Tes CPNS 2018 itu terdiri atas tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Pertama, peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang harus mengerjakan 100 soal yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Meski banyak saingan, lolos seleksi CPNS tahun 2018 bukan hal yang tidak mungkin diwujudkan. Asalkan benar-benar melaksanakan persiapan matang dan tahu strateginya. Menjawab soal CPNS perlu seni administrasi khusus alasannya para peserta harus berpacu dengan waktu. Dalam 90 menit, peserta seleksi CPNS harus bisa menjawab sebanyak 100 soal.

Strategi pertama yang harus dilakukan ialah menjawab soal tes CPNS yang paling gampang dan jangan terpaku pada soal sulit alasannya akan menghabiskan waktu. Selesaikan terlebih dahulu Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Karena tes ini terbilang mudah, memakai nalar dan perbandingan untuk menjawab.

Seperti yang lansir dari Tribunnews, setiap balasan soal TKP punya skor dari 1-5, berarti apa pun jawabannya tetap mempunyai nilai. Soal TKP terdiri dari nomor 66-100 atau sebanyak 35 soal dengan passing grade 143 poin. Pastikan Anda bisa menjawab soal TKP dengan skor tertinggi, yakni 5 sebanyak 25 soal.

Kemudian, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Tes ini mempunyai jumlah soal 35 butir dengan passing grade 75 poin. Setiap balasan yang benar akan menerima skor 5 dan salah menerima skor 0, tapi tidak mengurangi nilai. Pastikan kau bisa menjawab minimal 16 soal TWK dengan benar. Dari 16 balasan benar itu, Anda bisa mengumpulkan 80 poin .

Terakhir, Tes Inteligensi Umum (TIU). Jumlah soal dalam TIU sebanyak 30 butir dengan passing grade 80 poin. Sama halnya dengan TWK, balasan benar akan menerima skor 5 dan salah menerima skor 0. Hal pertama yang dinilai ialah kemampuan verbal dan kemampuan memberikan isu secara mulut maupun tulisan.

Selain itu, ada soal yang akan menguji kemampuan numerik para peserta dalam melihat operasional dan kekerabatan di antara angka-angka. Kerjakanlah soal yang lebih gampang terlebih dahulu, ibarat sinonim, padanan kata, dan antonim dalam bahasa Indonesia. Kemudian gres lanjutkan ke soal kisah yang tak terlalu banyak paragraf, kemudian lanjut ke soal matematika. Pastikan kau bisa menjawab soal TIU dengan benar sebanyak 14 nomor.

Penting pula untuk berlatih soal untuk memahami tes ibarat apa yang nantinya akan dihadapi. Tes dengen metode CAT umumnya mempunyai soal yang panjang. Peserta tes CPNS sebaiknya membacanya terlebih dahulu dengan seksama gres kembali pada teks di atasnya. Karena itu, penting untuk membiasakan diri dengan tipe-tipe soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Rahasia khusus semoga bisa lulus tes CPNS 2018 yang diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Hari Wibisana ialah melaksanakan simulasi Computer Assisted Test (CAT) di portal BKN. Simulasi ini dilakukan alasannya CPNS harus lulus SKD dengan sistem CAT. Supaya lulus, peserta tes CPNS 2018 berguru secara berdikari lewat soal-soal yang ada di internet bisa menjadi pilihan.

Contoh Soal Tes Seleksi Kompetensi Dasar Cpns

2:16:00 AM
Contoh Soal Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Contoh Soal Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS
Contoh soal-soal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS.
Pemerintah membuka 238.015 gugusan pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 ini. Jumlah itu terdiri atas 51.271 gugusan untuk instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 gugusan untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda). Formasi CPNS tahun 2018 didominasi tenaga pendidik atau guru, khususnya guru kelas SD.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah menawarkan kisi-kisi bahan apa saja yang terdapat dalam soal tes ujian CPNS. Makara diam-diam lolos CPNS 2018 ini bahwasanya bisa dipelajari, dan bukan hal yang tidak mungkin Anda bisa mengerjakan soal tes CPNS dengan lancar sampai bisa lolos CPNS tahun 2018.

Dalam rekrutmen CPNS 2018 ini, untuk menjadi CPNS peserta mengikuti 2 tahapan seleksi. Pertama, peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang harus mengerjakan 100 soal yang terdiri dari soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Untuk mengikuti seleksi lanjutan peserta harus malampaui nilai ambang batas atau passing grade tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018. Berikut ini merupakan daftar bahan yang harus dikuasai semoga lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018 sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenpan RB:

1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Materi ini dipakai untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

NKRI ini meliputi sistem tata negara Indonesia, sejarah usaha bangsa, tugas bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Contoh Soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

1. Undang‐undang pemerintah kawasan yang pertama berlaku di Indonesia sehabis zaman kemerdekaan yang dikeluarkan pada tanggal 23 Nopember 1945 adalah:
A. UU No. 1 tahun 1945
B. UU No. 2 tahun 1945
C. UU No. 3 tahun 1945
D. UU No. 4 tahun 1945
E. UU No. 5 tahun 1945

2. Agama sanggup dilihat sebagai salah satu sumber nilai yang ada dalam masyarakat, ibarat yang sanggup kita lihat dalam studi Max Weber mengenai sekte Calvinisme, yang berarti bahwa:
A. Agama satu‐satunya sumber nilai yang dipedomani masyarakat
B. Agama yaitu sesuatu yang pantas dan berharga
C. Agama sanggup mempengaruhi sikap orang
D. Manusia berhasrat menguasai alam
E. Tanpa agama, citra perihal apa yang diinginkan tidak mungkin ada

4. Istilah Pancasila pertama kali dikemukakan oleh:
A. Mr. Muhammad Yamin pada tanggal 29 Mei 1945 dalam sidang BPUPKI
B. Mr. Muhammad Yamin pada tanggal 01 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI
C. Ir. Soekarno pada tanggal 29 Mei 1945 dalam sidang BPUPKI
D. Ir. Soekarno pada tanggal 01 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI
E. Ir. Soekarno pada tanggal 01 Juni 1945 dalam sidang PPKI

2. Tes Intelegensia Umum (TIU)

TIU dimaksudkan untuk menilai intelegensia peserta seleksi. Pertama, kemampuan verbal atau kemampuan memberikan info secara mulut maupun tulisan. Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melaksanakan operasi perhitungan angka dan melihat kekerabatan diantara angka-angka.

TIU juga untuk menilai kemampuan figural, yakni kemampuan yang bekerjasama dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram. Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau budi budi secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Contoh Soal Tes Intelejensia Umum (TIU)

41. CATATAN : NOTASI = PERINGKAT : ………
A. Pangkat
B. Level
C. Peringkat
D. Peningkatan
E. Urutan

47. ……, ……, 20, 12, 24, 16, 28, 24
A. 8 dan 16
B. 20 dan 28
C. 32 dan 24
D. 9 dan 3
E. 18 dan 10

54. Semua penyelam yaitu perenang, sementara penyelam yaitu pelaut,
A. Sementara pelaut yaitu perenang
B. Sementara perenang bukan penyelam
C. Semua pelaut yaitu perenang
D. Sementara penyelam bukan pelaut
E. Sementara penyelam bukan perenang

3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Soal-soal dalam kelompok soal ini meliputi hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial budaya, teknologi info dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi.

Selain itu, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja berdikari dan tuntas. Juga kemauan dan kemampuan berguru berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Contoh Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

70. Terjadi pergantian pimpinan di unit kerja saya. Sikap saya yaitu …
A. Tidak peduli
B. Berusaha mengenal dan memahami visi dan misi pimpinan baru
C. Tidak berusaha mendekati pimpinan gres alasannya yaitu takut dicap penjilat
D. Berusaha mengenal langsung pimpinan baru
E. Pergantian pimpinan itu sesuatu yang biasa

80. Kerja keras dan cermat merupakan wujud upaya untuk menjadi langsung yang bermanfaat bagi organisasi. Berkaitan dengan hal tersebut, saya bahagia …
A. Bekerja dengan standar hasil yang tinggi
B. Pekerjaan yang menumbuhkan kreativitas baru
C. Pekerjaan yang rutin
D. Pekerjaan yang menantang
E. Bekerja tanpa mengenal lelah dan pamrih

98. Saya ingin rekan‐rekan kerja saya melihat kualitas diri saya yang terbaik sebagai seorang yang …
A. Inovatif dan kreatif
B. Disiplin dan penurut
C. Mampu menyesuaikan diri dan ramah
D. Dapat memutuskan sendiri dan realistis
E. Percaya diri dan mandiri

Sebaiknya persiapkan diri sebaik-baiknya untuk mempersiapkan tes pertama yang akan dijalani para peserta CPNS yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT (Computer Assisted Test). Untuk persiapkan diri menghadapi kompetisi ketat dalam penerimaan CPNS 2018 ini, Anda bisa mempelajari dokumen-dokumen kumpulan soal tes CPNS di tahun-tahun sebelumnya.

Di internet banyak bahan dan soal tes CPNS berikut pembahasan dan kunci jawabannya. akan membuatkan soal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri dari dari tiga bagian, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Soal-soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sanggup didownload melalui link berikut:


Sedikit membuatkan tips, dalam menjawab soal CPNS peserta harus berpacu dengan waktu. Dalam 90 menit, peserta CPNS harus bisa menjawab sebanyak 100 soal. Kerjakan atau jawab soal yang paling gampang dan jangan terpaku pada soal sulit alasannya yaitu akan menghabiskan waktu. Berdoalah semoga diberikan kelancaran dan ketenangan selama mengerjakan soal-soal tes CPNS 2018.

Guru Honorer Akan Diperjuangkan Menjadi Pppk

6:42:00 PM
Guru Honorer Akan Diperjuangkan Menjadi PPPK Guru Honorer Akan Diperjuangkan Menjadi PPPK
Guru honorer yang tidak lulus CPNS bisa mengikuti seleksi PPPK
Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa guru honorer yang dikala ini tidak sanggup mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) alasannya ialah persyaratan usia akan diberi kesempatan untuk mengikuti tes Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain itu, guru honorer yang tidak lulus CPNS pun juga sanggup mengikuti seleksi PPPK.

Saat ini, Indonesia mempunyai 736 ribu guru honorer. Sementara, tahun ini pemerintah hanya akan mendapatkan 112 ribuan guru melalui CPNS. Sementara, hanya 80 ribuan guru honorer K-II yang memenuhi syarat untuk mengikuti CPNS. Sisanya terhambat oleh usia maupun pendidikan yang disyaratkan dalam UU ASN yakni 35 tahun.

Muhadjir menyatakan pemerintah akan memperjuangkan nasib para guru honorer tersebut dengan PPPK. Diakuinya, PPPK tidak menerima uang pensiun. Namun, PPPK akan dikelola gajinya semoga menerima jaminan hari tua. Pihaknya dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan berkerjasama dengan yayasan dana pensiun untuk menanganinya.

"Untuk menyiasati CPPPK yang tidak ada dana pensiunan itu nanti bekerja sama dengan yayasan dana pensiun dengan cara menabung honor bulanan jadi ketika pensiun ia mendapatkan tabungan," kata Mendikbud yang kutip dari CNN (03/01/18).

Baca: Salah Merekrut Guru, Dampaknya Akan Dirasakan Puluhan Tahun

Sementara ini, penggodokan hukum PPPK disebutnya sudah simpulan di Kemendikbud dan tinggal menunggu di Kemenkeu. Kepastian status bagi guru tak hanya penting untuk kesejahteraan dan karier guru itu sendiri. Dia menyampaikan guru berhak mendapatkan iktikad diri semoga mempunyai harga diri dikala bertemu penerima didiknya sebagai pegawai.

"Guru honorer itu bukan hanya soal PNS atau bukan tetapi juga soal dignity. Makanya kita angkat 112 ribu guru. Saya kira ini yang pertama jikalau paling banyak," terang Mendikbud.

Pendaftaran Cpns Dibuka, Ini Dokumen Yang Dibutuhkan

6:26:00 AM
Jadwal penerimaan calon pegawai negeri sipil  Pendaftaran CPNS Dibuka, Ini Dokumen yang Dibutuhkan
Jadwal penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 dan dokumen yang harus disiapkan.
Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 akan dibuka mulai 26 September - 10 Oktober 2018. Pada penerimaan CPNS 2018 ini pemerintah membuka 238.015 formasi. Sebanyak 186.744 deretan akan ditempatkan untuk mengisi 525 instansi Pemda di seluruh Indonesia. Pendaftaran CPNS 2018 secara online hanya sanggup melalui portal SSCN BKN di sscn.bkn.go.id.

Melalui laman resminya, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengimbau kepada para pelamar seleksi CPNS 2018 untuk mempersiapkan sejumlah dokumen-dokumen sebelum mendaftar ke instansi yang dituju. Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar diadaptasi dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 ihwal Manajemen PNS.

Beberapa Dokumen Umum Untuk Pendaftaran CPNS 2018

1. Kartu Keluarga
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah
4. Transkip Nilai
5. Pas Foto
6. Dokumen khusus sesuai dengan kebutuhan instansi

Jadwal Penerimaan CPNS 2018

  • Pengumuman deretan di masing-masing kementerian/lembaga pada 19 September 2018.
  • Pendaftaran dan verifikasi manajemen pada 26 September hingga dengan 10 Oktober 2018.
  • Pelaksanaan seleksi pada ahad ketiga Oktober 2018 (SKD dan SKB).
  • Pengumuman kelulusan pada ahad keempat November 2018.
  • Pemberkasan dimulai pada bulan Desember 2018.

Ada tiga tahapan seleksi pelamar CPNS tahun 2018, yakni; seleksi administrasi, seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Untuk sanggup mengikuti seleksi lanjutan, pelamar harus lolos seleksi administrasi. SKD merupakan salah satu tahapan sehabis pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Baca: Passing Grade Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018

Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini memakai sistem Computer Assisted Test (CAT). Untuk sanggup mengikuti seleksi lanjutan (SKB), peserta pelamar CPNS harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) ibarat diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 ihwal Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.